Kantor Urusan Agama Kecamatan Rembang
Kantor Urusan Agama Kecamatan Rembang
Image 1
Image 2
Image 3
Image 4
Image 5

Moderasi Beragama sebagai Pilar Kerukunan Umat

Moderasi beragama adalah sikap beragama yang seimbang, adil, dan toleran dalam kehidupan bermasyarakat. Setiap pemeluk agama menjalankan keyakinannya dengan sungguh-sungguh, sekaligus menghormati perbedaan keyakinan orang lain.

Penerapan moderasi beragama bertujuan menjaga kerukunan, mencegah sikap ekstrem, serta memperkuat persatuan dan keharmonisan sosial. Dengan mengedepankan dialog, saling menghargai, dan nilai-nilai kebersamaan, moderasi beragama menjadi fondasi penting bagi terciptanya kehidupan bermasyarakat yang damai dan berkeadaban.

Beberapa prinsip utama moderasi beragama meliputi:

1.     Keseimbangan (Tawazun)
Bersikap proporsional dalam memahami dan mengamalkan ajaran agama.

2.     Keadilan (I’tidal)
Bersikap adil, tidak memihak secara berlebihan, serta menghormati hak orang lain.

3.     Toleransi (Tasamuh)
Menghargai perbedaan keyakinan dan praktik keagamaan dalam kehidupan sosial.

4.     Musyawarah dan Dialog
Mengedepankan komunikasi yang santun dalam menyelesaikan perbedaan pandangan.

Moderasi beragama berkontribusi besar dalam menciptakan suasana damai di tengah masyarakat majemuk. Sikap moderat mendorong terwujudnya kerja sama lintas kelompok, menguatkan persaudaraan, serta meminimalkan potensi konflik sosial yang berlatar belakang perbedaan keyakinan.

Moderasi beragama merupakan pondasi penting dalam membangun kehidupan beragama yang rukun dan harmonis. Dengan mengedepankan sikap seimbang, toleran, dan saling menghormati, diharapkan tercipta masyarakat yang damai, berkeadaban, serta kokoh dalam persatuan.


Penulis: Teguh Radika 

Posting Komentar