Pernikahan
merupakan ikatan lahir dan batin antara seorang laki-laki dan perempuan yang
bertujuan membentuk keluarga yang bahagia dan berkelanjutan. Dalam perspektif
ajaran Islam, tujuan utama pernikahan adalah terwujudnya keluarga sakinah,
mawaddah, dan rahmah. Konsep ini menjadi landasan penting dalam pembinaan
keluarga, khususnya dalam program edukasi pernikahan dan bimbingan perkawinan.
Pengertian Keluarga Sakinah
Keluarga
sakinah adalah keluarga yang dilandasi ketenangan, kedamaian, dan keharmonisan
dalam kehidupan rumah tangga. Ketenangan tersebut tumbuh dari hubungan suami
istri yang saling menghormati, saling memahami, serta berlandaskan nilai-nilai
agama dan moral.
Sementara itu, mawaddah berarti cinta yang tulus, dan rahmah bermakna kasih
sayang yang melahirkan kepedulian serta empati antaranggota keluarga.
Urgensi Keluarga Sakinah dalam Kehidupan Berumah Tangga
Mewujudkan
keluarga sakinah memiliki peran strategis dalam pembangunan kualitas sumber
daya manusia. Keluarga yang harmonis akan menciptakan lingkungan yang kondusif
bagi pertumbuhan fisik, mental, dan spiritual anak.
Selain itu, keluarga sakinah menjadi fondasi terbentuknya masyarakat yang
sejahtera, berakhlak, dan berkarakter. Oleh karena itu, edukasi pernikahan
perlu menekankan pentingnya kesiapan calon pengantin, baik secara mental,
spiritual, maupun sosial.
Prinsip-Prinsip Membangun Keluarga Sakinah
- Komitmen dan
Tanggung Jawab
Pernikahan menuntut komitmen jangka panjang. Suami dan istri memiliki tanggung jawab masing-masing yang dijalankan secara seimbang dan saling melengkapi. - Komunikasi yang Efektif
Komunikasi yang terbuka, santun, dan saling menghargai menjadi kunci utama dalam mencegah konflik berkepanjangan. - Saling Menghormati dan Menghargai
Perbedaan pendapat adalah hal wajar. Setiap pasangan perlu menghargai pandangan dan perasaan pasangannya. - Penguatan Nilai-Nilai Keagamaan
Kehidupan berkeluarga yang berlandaskan nilai keagamaan akan memperkuat ketahanan keluarga dalam menghadapi berbagai tantangan. - Kerja Sama dalam Mengelola Rumah Tangga
Pengelolaan ekonomi keluarga, pengasuhan anak, serta pembagian peran dilakukan secara adil dan proporsional sesuai kesepakatan bersama.
Tantangan dalam Mewujudkan Keluarga Sakinah
Dalam
praktiknya, keluarga menghadapi berbagai tantangan, antara lain perbedaan latar
belakang, tekanan ekonomi, pengaruh lingkungan sosial, serta perubahan dinamika
kehidupan. Tantangan tersebut perlu dihadapi dengan kedewasaan, dialog yang
konstruktif, serta kesiapan untuk saling belajar dan memperbaiki diri.
Pentingnya Edukasi Pernikahan
Edukasi
pernikahan memiliki peran penting dalam membekali calon pengantin dan pasangan
suami istri dengan pengetahuan serta keterampilan berumah tangga, seperti:
- Pemahaman hak dan kewajiban suami istri
- Keterampilan komunikasi dalam keluarga
- Pengelolaan konflik secara sehat
- Perencanaan kehidupan keluarga, termasuk
ekonomi dan pengasuhan anak
Melalui
edukasi pernikahan, diharapkan pasangan memiliki kesiapan yang lebih baik untuk
membangun keluarga yang harmonis dan berkelanjutan.
Mewujudkan
keluarga sakinah bukanlah proses instan, melainkan perjalanan panjang yang
memerlukan komitmen, kesabaran, serta kerja sama antara suami dan istri. Dengan
berlandaskan nilai-nilai agama, komunikasi yang baik, serta kesiapan mental dan
sosial, pernikahan dapat menjadi sarana untuk membangun keluarga yang harmonis
dan berkontribusi positif bagi masyarakat.
Penulis: Teguh Radika



Posting Komentar